1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

PASCASARJANA UNSURI

 

 

Globalisasi dan modernisasi masyarakat Indonesia yang multi kultur, sebagai perguruan tinggi menyadari akan kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas, sebab perkembangan masyarakat secara nyata menjadikan kebutuhan manusia semakin kompleks dan problematik. Menyadari realitas demikian, Universitas Sunan Giri telah membuktikan keberhasilannya menyelenggarakan pendidikan Program Strata Satu (S1) sejak tahun 1976, bertekad untuk merespon dengan menyediakan berbagai wahana bagi upaya pengkajian dan mengembangkan berbagai disiplin ilmu dalam rangka memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang bermutu, yang mampu survive dalam kancah persaingan global.

Manifestasi dari upaya tersebut adalah mendirikan Pendidikan Program Strata Dua (S2). Sejak tahun 2002 Program Pascasarjana Universitas Sunan Giri Surabaya secara resmi dibuka berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jendral Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama RI Nomor: Dj.II/246/2002, mendapatkan Izin Penyelenggaraan Program Pascasarjana (S2) Program Magister Ilmu Agama Islam dengan Konsentrasi Studi Ilmu Syari’ah (Hukum Islam), dan pada tahun 2003 Program Studi Pendidikan Islam Program Magister Ilmu Agama Islam mendapatkan Izin Penyelenggaraan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jendral Kelembagaan Agama Islam Nomor: Dj.II/404/2003.

Penetapan kembali Perpanjangan Izin Penyelenggaraan Program Pascasarjana (S2) Program Magister Ilmu Agama Islam Universitas Sunan Giri Surabaya dengan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Departemen Agama Islam RI Nomor: Dj.II/317/2006, dan pada tahun 2008 pembetulan nama program studi, menjadi Perpanjangan Ijin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Islam Jenjang Strata Dua (S2) Program Pascasarjana Universitas Sunan Giri Surabaya dengan Surat Direktur Pendidikan Tinggi Islam Departemen Agama RI Nomor:Dj.I/Dt.I.IV/1/PP.00.9/731/08.

Program Pascasarjana Universitas Sunan Giri Surabaya melaksanakan Akreditasi, berdasarkan Keputusan BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi) Nomor: 008/BAN-PT/Ak-VI/S2/VIII/2008, Magister Pendidikan Islam berdasarkan Keputusan BAN-PT Nomor: 013/BAN-PT/Ak-VI/S2/X/2008 mendapat status Terakreditasi dengan peringkat B.

Secara lebih spesifik, upaya pendirian Program Magister Pendidikan Islam Universitas Sunan Giri Surabaya ini berdasarkan atas pertimbangan:

  1. Bahwa dengan derasnya arus perkembangan global di masyarakat, secara nyata telah memarginalkan peran agama dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Kajian-kajian keagamaan (baca:Islam) yang selama ini dilakukan oleh lembaga pendidikan setara Strata 1 dipandang masih kurang responsif dan adaptif dengan tuntutan kebutuhan dalam menghadapi perkembangannya. Karenanya masyarakat menginginkan disediakannya wahana dan sarana pengkajian ilmu-ilmu ke-Islaman dan pendidikan dengan derajat akademik Strata 2 yang diharapkan mampu memberi bekal pengetahuan dan keterampilan dalam kancah global;
  2. Bahwa dengan pesatnya perkembangan global masyarakat, secara nyata juga telah mengarah pada pluralitas dalam segala aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam kaitan ini pluralitas dalam kehidupan beragama pada era global ini benar-benar sangat diperlukan. Sebab berbagai persoalan kemasyarakatan yang timbul akhir-akhir ini, seringkali dipicu oleh kedangkalan dalam pemahaman keagamaan dari masing-masing pemeluk agama. Kedangkalan dalam pemahaman keagamaan  ini terutama pada aspek pluralismenya, seringkali menimbulkan klaim-klaim kebenaran (truth claim) dari  masing-masing pemeluk agama, yang pada gilirannya memicu adanya radikalisme dalam beragama.  Berbagai kasus di Indonesia akhir-akhir ini, seperti: kasus pembubaran FPI, Maluku,  Situbondo, anarkisme demonstrasi baik mahasiswa ataupun buruh dan lain-lain, walaupun disebabkan oleh beberapa faktor, namun faktor kurangnya pemahaman terhadap pluralisme agama merupakan salah satu faktor yang tidak dapat dipungkiri. Berdasar atas realitas tersebut, maka Universitas memandang penting untuk menyediakan wahana bagi pengkajian tentang agama-agama dan problematika pendidikan Islam saat ini, baik dari segi ajarannya maupun dari segi sosiologisnya, sehingga diharapkan mampu menghasilkan out put yang memiliki kemampuan untuk merumuskan dan menyelesaikan masalah-masalah yang bermotif keagamaan di masyarakat dan masalah-masalah pendidikan agama Islam pada tiap lembaga terkait yang berdasarkan kerangka kerja dan penalaran ilmiah;
  3. Bahwa Universitas Sunan Giri Surabaya sejak berdirinya sekarang relatif telah berhasil melaksanakan program pendidikan Starata 1 dalam berbagai disiplin keilmuan. Hal demikian dapat dilihat dari perkembangan in put dan out put pendidikannya, dimana dari tahun ke tahun secara statistik semakin meningkat, baik kuantitas maupun kualitasnya. DisaPendidikan Islamng itu pula, dapat dilihat dari perkembangan status program studi yang dimilikinya, dimana pada sekarang ini sebanyak 12 program studi yang ada di Universitas Sunan Giri Surabaya memiliki status terakreditasi. Bahkan Program Studi Pendidikan Islam Program Pascasarjana, yang secara formal dapat dianggap sebagai penyangga dan memiliki relevansi yang signifikan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan di Universitas Sunan Giri Surabaya pada umumnya, serta di Program Studi Pendidikan Islam Program Pascasarjana pada khususnya;
  4. Bahwa upaya peningkatan kualitas tenaga pengajar di perguruan tinggi dalam 5 (lima) tahun terakhir ini berjalan dengan pesat, bahkan akhir-akhir ini upaya peningkatan kualitas tenaga pengajar juga terlihat pada guru di tingkat sekolah menengah. Bahkan berdasarkan penelusuran yang dilakukan pada PTAIS yang berada di wilayah Jawa Timur dan beberapa Lembaga Pendidikan Ma’arif di Wilayah Profinsi Jawa Timur mengindikasikan bahwa para tenaga pengajar di PTAIS dan LP Ma’arif memiliki minat yang sangat kuat untuk mengembangkan pengetahuan ke-Islamannya pada derajat akademik Magister Pendidikan Islam. Karenanya, pendirian Program Magister Pendidikan Islam ini memiliki signifikansi dengan tuntutan akan peningkatan kualitas akademik tenaga pengajar baik di tingkat perguruan tinggi maupun di madrasah tingkat menengah dan atas;

Menyadari diri akan kebutuhan SDM, SDM yang berusaha dipenuhi adalah SDM yang memiliki kemampuan akademik dan profesional yang dapat menerapkan, mengaplikasikan, mengembangkan, menyebarluaskan dan atau menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi pendidikan dalam mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat serta memperkaya kebudayaan nasional (KMA No. 298/1997 jo KMA No.331/1997).

Sehingga sesuai dengan perkembangan dan tuntutan penyelenggaraan pendidikan di tingkat Perguruan Tinggi Islam, maka Universitas Sunan Giri Surabaya Program Pascasarjana di bawah naungan Kementerian Agama bermaksud mengajukan perpanjangan ijin Program Studi Pendidikan Islam berdasarkan surat edaran Direktur Jendral No.Dj.I/PP.00.9/405A/2008, dan berdasarkan surat edaran Peraturan Direktur Jendral Pendidikan Islam No: Dj.I/529/2010 Tentang Pedoman Perpanjangan Ijin Penyelenggaraan Program Studi Pada Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI). Hal ini sangat penting dan menjadi tuntutan demi keberlangsungan proses kegiatan penyelenggaraan pendidikan di tingkat program studi strata dua (S2). Sehingga sebagai acuan atau penilaian untuk mengadakan transformasi dari Program Studi Pendidikan Islam S2, guna mempersiapkan tenaga pendidik dalam bidang pendidikan di berbagai instansi pendidikan atau badan-badan penyelenggara pendidikan, yang ada di wilayah Surabaya dan sekitarnya khususnya dan umumnya di Indonesia.

 

 

 

 

Pengumuman berita terbaru seputar Pascasarjana

  • Pengumuman1

    Super User 2011-02-08 09:57:15

    Universitas Sunan Giri, sejak tahun 1976 telah membuktikan keberhasilan menyelenggarakan pendidikan Program Strata Satu (S1)....

  • Pengumuman2

    Super User 2011-02-08 09:57:15

    Universitas Sunan Giri, sejak tahun 1976 telah membuktikan keberhasilan menyelenggarakan pendidikan Program Strata Satu (S1)....

  • Pengumuman3

    Super User 2011-02-08 09:57:15

    Universitas Sunan Giri, sejak tahun 1976 telah membuktikan keberhasilan menyelenggarakan pendidikan Program Strata Satu (S1)....